Wedding Trisno Jalaran Soko Kulino

Jumat, 02 Oktober 2009

Sukses

Pagi itu aku ke kantor naik bis jemputan. Aku sengaja nggak naik motor karena motorku terkunci di kostan dan aku ga bawa kunci kost. Sepanjang jalan hanya melamun yang bisa kulakukan karena temen2 yang ada di bus pada tertidur dengan nyenyaknya. Lamunanku di dalam bis buyar gara-gara ada SMS masuk. SMS itu datang dari Yasak, sobat lamaku ketika aku masih SMP. Kami sudah hampir 13 tahun tidak ketemu. Pesan dalam SMS itu membuatku merenung. SMS itu berbunyi kurang lebih seperti ini:"Pie Don kabare? Bolehkah aku bertanya? Aku ingin kau berbagi kiat sukses yang telah kau capai". Aku termenung karena aku sendiri tidak tahu sebenarnya sukses apa sih yang sudah kudapatkan. Mungkin temenku itu memandang dari sisi materi. Tetapi segera kubuang pikiran itu karena secara materi aku juga belum sukses. Aku sendiri mengartikan bahwa sukses dicapai bukan dari materi yang sudah kita dapatkan tapi sukses adalah kemampuan kita menyelesaikan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Dari definisiku tersebut aku juga merasa belum sukses, bahkan jauh dari sukses. Aku belum bisa menyelesaikan masalah-masalah. Jangankan masalah bangsa dan negara, masalah-masalahku sendiri saja aku belum bisa mengatasinya. Aku terlalu lemah untuk bisa menyelesaikan masalah-masalahku. Aku terlalu lama hanyut dalam rasa rendah diri, aku hanyut dalam rasa pesimis. Belum-belum sudah bilang tidak bisa, tidak PD aku jadinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar